Naskah Drama
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Apa kabar para pengunjung Semua? Semoga Tetap & Selalu Sehat dalam menjalankan Aktivitas selalu Lancar, Aaaaaamiiiiin. Pada postingan kali ini Saya akan menawarkan Jasa pembuatan Naskah Drama untuk Beberapa keperluan, Silahkan lihat Contohnya Ya :
TEMAN YANG ASIK
Saat itu hari
sedang cerah, sinar matahari pagi seakan menyapa kami yang hendak berangkat ke
sekolah. Di perjalanan, terjadilah percakapan.
Putra : “Eh bro..... Malam ini mau ngapain nih kita?”
Anshory : “Hmmm... Maen billiard aja bro”
Wanda : “Apaan main billiard? Gaul sedikit dong, ke mall aja.
Gue mau beli POMADE”
Anshory : “Beli pomade aja harus ke Mall, huuu.... di toko kan
banyak”
Tak lama
setelah berbincang-bincang, datanglah teman mereka yang lain.
Teddy : “Assalamu’alaikum....”
Putra, Anshory, Wanda : “Wa’alaikumsallam” (serentak menjawab)
Putra : “Ted, kamu dari mana?”
Teddy : “Dari Entikong, ya dari rumahlah....” (sambil tertawa)
Wanda : “Kamu ada acara ndak malam ini ted???” (sambil
memegang bahu teddy)
Teddy : “Ndak ada kok, kenapa wan?”
Anshory : “Hati-hati ted, wanda biase Jahil tu” (berbisik ke
telinga teddy)
Wanda : “Ape die shor? Ted, malam ini kite ngajak kawan-kawan
jalan yok”
Teddy : “Kemana???”
Putra : “Kemana-mana....” (sambil nyanyi lagu TAK GENDONG)
Wanda : “Menurut kau kemana lah?”
Anshory : “Bagus ke Mujahidin jak, kite Tadarusan, nambah
pahala”
Teddy : “Siip, saya setuju usul Anshory. Anshory memang Alim”
Anshory : “Wessssss........... Iye laaah, aku beeek” (sambil
menepuk dada)
Putra : “Sombong....sombong.....sombong”
Anshory : “Tadak bah put”
Setelah cukup lama mereka mengobrol, akhirnya mereka sudah
sampai di sekolah. Mereka pun langsung menuju ke kelas. Sesampainya di kelas,
mereka disambut hangat oleh Dicki & Willyanto.
Dicki : “Hello Mameeeeenn....” (sambil bersalaman)
Anshory, Wanda, Putra, Teddy : “Helllooooo Brrrroooo...”
Willyanto : “Wei put, kau udah ke pr agama?”
Putra : “Belom.. kau?”
Willyanto : “Belom, ngape kau belom ngerjekan..... eee
KOPLAK!!!”
Putra : “Kau tu Somplak, same jak bah. Kau pun ndak ngerjakan.
Eeeee”
Dicki : “Syudah...Syudah.. Jangan bertengkar, lebih baik kita
nyontek ke TEDDY saja.....”
Anshory: “Ha’aaa ye? Ted, tengok punye kau ted”
Teddy : “Aku belom ni”
Putra: “Suka bohong...suka bohong”
Wanda : “Kau ni ted.... suke nak Buaaaal..”
Teddy : “Ye laaah”
Hari itu,
sangat menyenangkan bagi mereka, mereka semua selalu tertawa gembira. Saat
malam harinya di rumah Dicki. Dicki dan Willy bersiap untuk pergi.
Dicki : “Will, baju aku udah keren belom?” (sambil bergaya
didepan willy)
Willyanto : “weeeess... pacaak sekali”
Dicki : “Bukan ape beeeeekk... kawan aku baju baru semue
beeek. Masa’ aku baju lama agek beeeek??”
Wilyanto : “Ngomong appeee kau ni diik?”
Dicki : “Eee... dahlah, yok Capcyuuuuusss...”
Dicki dan
Willyanto pun berbocengan menuju Mujahidin. Sesampainya di Mujahidin, mereka
sudah ditunggu oleh Wanda, Anshory, Teddy, dan Anshory. Kebetulan yang menjadi
penceramah pada malam itu adalah ustad Maulana.
Dicki : “Wei, ustad maulana tuh”
Teddy : “Iya tuh, yok kesana”
Merekapun
mendengarkan ceramah dari ustad Maulana itu.
Ustad Maulana : “Assalamu’alaikum Wr.Wb. Jamaaaah... oo
jamaah. Alhamdulillah”
Anshori dkk : “Wa’alaikum Sallam Wr.Wb.”
Ustad Maulana : “Malam ini saya akan membahas tentang saudara
sesama muslim, kita sebagai umat islam harus menjadi insan yang menjaga
silaturahmi antar sesama manusia, diantaranya adalah saudara kita yang beragama
islam. Semua orang yang beragama islam adalah saudara kita semua”
Ustad Maulana : “Kita harus selalu menolong saudara kita yang
sedang kesulitan, karena sudah seharusnya kita menolong sesama muslim.”
Setelah selesai
dari mendengar tausiyah yang disampaikan oleh ustad Maulana, pertemanan mereka
pun semakin akur.
Bagaimana?? Minat? Silahkan Request ya :
Hub : 081521713141 WA
Mantap naskah drama nya ni
BalasHapusBenar-benar drama haha
BalasHapusEh, Bang Fahrul
Hapus